Skip to main content

Resensi Film Argo

Based on the ‘declassified true story’Argo sebuah dramatisasi tentang pembebasan 6 warga Amerika Serikat yang terkurung di Kedutaan Besar Kanada untuk Iran akibat revolusi yang terjadi di Negara timur tengah tersebut. Cerita bermula ketika kedutaan Amerika Serikat diserbu oleh warga Iran yang datang untuk melakukan penyandraan terhadap Warga Negara Amerika Serikat sebagai bentuk threat dari mereka agar Amerika Serikat segera menyerahkan mantan diktator Iran yang sedang berada di sana untuk diadili di Iran.
Ada 6 orang yang berhasil lolos dari penyanderaan di Kedutaan Besar AS tersebut dan pada akhirnya mereka bersembunyi di Kedutaan Besar Kanada untuk Iran sambil menunggu saat segalanya mereda. Namun situasi ternyata malah bertambah buruk dan mereka harus terkurung disana. Tinggal masalah waktu sampai Revolusionis Iran akan menemukan mereka, maka dari itu CIA merancang misi pembebasan untuk keenam orang ini. Tony Mendez (Ben Affleck), berfikir kerasmengajukan rencana tidak biasa sebagai kedok mereka untuk keluar dari Iran; membuat proyek film sci-fi produksi Kanada palsu -berjudul Argo– untuk melakukan syuting di Iran dan menyamarkan 6 orang Amerika Serikat tersebut sebagai kru produksinya.
Cerita menarik Argo yang ditulis di skrip solid buatan Chris Terrio ini disuguhkan dengan visualisasi yang brilian dari seorang Ben Affleck. Penggambaran kekacauan yang terjadi di Iran akibat revolusi disuguhkan secara nyata disini. Begitu pun suasana mencekam adegan penyerbuan warga Iran ke Kedutaan Besar Amerika yang ditampilkan secara efektif dan baik. Affleck sebagai sutradara berhasil menjaga mood di sepanjang film dengan apik dan mengatur serta membangun tensi ketegangan untuk adegan klimaks film ini secara luar biasa.
Pujian juga layak disematkan kepada jajaran cast-nya yang bermain dengan sangat baik. Selain dibintangi oleh Affleck sendiri sebagai Tony Mendez, ada John Goodman yang berperan sebagai John Chambers, seorang make up artist pemenang Oscar yang membantu menyiapkan ”film’ ini dan mempertemukan Mendez dengan Alan Arkin yang berperan sebagai produser film (karakter rekaan) Lester Siegel, untuk membantu agar produksi film ini menjadi sebuah kedok yang sempurna bagi misi pembebasan tersebut.
Tidak lupa pula juga penampilan dari Bryan Carston sebagai Jack O’Donnel, Victor Garber sebagai Duta Besar Kanada, Ken Taylor, dan juga keenam aktor-aktris pemeran keenam warga AS tersebut; Tate Donovan sebagai Bob Anders, Clea DuVall sebagai Cora Lijek, Scoot McNairy sebagai Joe Stafford, Rory Cochrane sebagai Lee Schatz, Christopher Denham sebagai Mark Lijek, dan Kerry Bishé sebagai Kathy Stafford. Kesemuanya berhasil menampilkan performa dan ekspresi yang pas dalam menggambarkan suasana yang terjadi di film itu. Dan mungkin saya harus memberikan kredit sekali lagi untuk Ben Affleck yang berhasil mengarahkan jajaran aktor dan aktris di film ini dengan sangat baik.
Secara keseluruhan, dengan cerita yang solid, arahan dan visualisasi luar biasa sang sutradara, dan juga dukungan dari para pemeran film membuat Argo menjadi salah satu film terbaik di tahun 2012. 

Comments